Wisata ke Gua Tambang Emas Pongkor

Wisata ke Gua Tambang Emas Pongkor. Objek wisata ini yang dimiliki oleh Unit Bisnis Penambangan Emas (UBPE) Pongkor, BUMN PT Aneka Tambang Tbk (Antam) ini pertama kali dieksploitasi pada tahun 1974. Di sini Anda dapat melihat proses penambangan emas yang harus melalui serangkaian proses pengeboran, peledakan, pengerukan, pengangkutan, dan penimbunan kembali. Untuk mendapatkan emas dari urat-urat ini, Antam membangun terowongan utama berdiameter 3,3 meter setinggi 3 meter. Apabila terus diikuti, terowongan ini akan tembus ke Gunung

danau kandi
Danau kandi di sekitar Pongkor, terlihat indah

Kalaupun nanti cadangan emas Pongkor telah habis, yang diperkirakan hanya sampai tahun 2019, kawasan tambang ini tetap bisa menjadi objek wisata. Didukung oleh dekatnya dengan kawasan Taman Nasional Gunung Halimun, agar bekas-bekas tambang bukit kuarsa bisa kembali menjadi kawasan nan asri.

Pongkor yang jauhnya sekitar 4 kilometer. Pintu dari portal beton adalah satu-satunya tempat keluar masuk lokasi penambangan.

Dalam terowongan ini, terdapat 4 lubang besar sebagai ventilasi. Dengan ventilasi semacam ini, orang bisa tahan tinggal selama dua hari dalam terowongan tanpa harus kehabisan udara bersih. Apabila ingin memasuki terowongan emas, segala peraturan penambangan harus dipatuhi, mulai dari kartu asuransi, memakai sepatu bot, berbaju wearpack, hingga berhelm yang bertengger senter di atasnya serta tidak lupa, masker pun harus dikenakan.

Lokasi Wisata ke Gua Tambang Emas Pongkor:

Sorongan, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung
Koordinat : 6 39' 44" S, 106 35' 6" E

Arah: 54 kilimeter dari kota Bogor

Keunikan Gua Lalay atau gua Kelelawar

Keunikan Gua Lalay atau gua Kelelawar. Siapa yang tidak kenal sebuah gua wisata di Sukabumi dengan jutaan kelelawar yang hidup di dalamnya? Lokasi Goa Lalay yang dekat dengan pantai wisata Palabuhanratu ini menyimpan berbagai keunikan tersendiri. Sebuah kunjungan ilmiah pernah dilakukan di lokasi gua ini, tepatnya 7 November 1937, oleh seorang ilmuwan Belanda. Sedangkan foto Goa Lalay pertama kali dipublikasikan tahun 1938 dalam sebuah jurnal de Tropische Natuur. Ketika itu, Palabuhanratu lebih dikenal dengan Wijnkoopsbaai dan dalam kunjungan ilmiah waktu itu lebih banyak mengupas tentang vegetasi di sekitar kawasan tersebut. Barisan ratusan ribu kelelawar yang meliuk-liuk, menyerupai “awan hidup” yang keluar dari Goa

Lalay atau kelelawar yang keluar saat sore hari , merupakan atraksi yang sangat menarik di waktu sore hari untuk Anda saksikan dan hanya dapat dilihat sekitar pukul 17.00.

 Mereka beterbangan hanya di sekitar muka Gua Lalay . Berdasarkan kepercayaan penduduk setempat, Kelelawar-kelelawar ini terbang juga ke daerah lain seperti Banten, Bogor, Jakarta Bahkan Bandung. Setelah menikmati atraksi ribuan kelelawar, pengunjung dapat langsung menikmati keindahan Sunset pantai Pelabuhan Ratu. karena Gua Lalay ini hanyak berjarak beberapa meter saja dari bibir pantai.

Lokasi Keunikan Gua Lalay atau gua Kelelawar:

Kecamatan Palabuhanratu
Koordinat : 7°1,128'S 106°32,599'E

Fasilitas: mushola, tempat parkir, dan MCK

Goa Pawon gua purba di puncak bukit pawon

Goa Pawon
Gua Pawon terletak di 601 m dpl, Goa Pawon berada di puncak bukit Pawon yang merupakan daerah penambangan batu kapur, dan pada zaman dahulu merupakan tepian Danau Bandung Purba. Berdasarkan hasil survai A.C. De Yong dan G.H.R.

Von Koenigswald tahun 1930-1935, ditemukan alat-alat budaya masa lalu dari bahan obsidian, kalsidon, kwarsit, rijang dan andesit berupa anak panah, pisau, penyerut, gelang batu, batu asah dari Jaman Preneolitik, yang hidupnya mulai menetap di gua-gua atau ceruk atau sering kali dijumpai di kawasan perbukitan gamping.

Goa Pawon memiliki panjang 38 m dan lebar 16 m, sedang tinggi atap gua tidak dapat diketahui secara pasti karena saat ditemukan bagian atap gua sudah runtuh. Lantai gua hanya tersisa sebagian kecil di sisi barat karena sudah digali oleh masyarakat setempat untuk pengambilan fospat dengan kedalaman 4-5 m. Sedangkan lantai bagian tengah tertimbun oleh bongkahan runtuhan atap, sebagian besar sudah tererosi, sehingga membentuk lereng yang cukup terjal.

Goa Pawon gua purba di puncak bukit pawon ditemukan artefak

Goa Pawon
Hasil ekskavasi pada tahun 2003 dan 2004 berhasil ditemukan berbagai bentuk artefak, fitur maupun ekofak yang dapat mencirikan akan keberadaan situs tersebut dimasa lalu. Artefak yang terdiri dari pecahan keramik, gerabah, alat serpih, alat tulang berbentuk lancipan dan spatula, alat batu pukul (perkutor),

sisa perhiasan yang terbuat dari gigi binatang dan gigi ikan, moluska dan temuan yang sangat signifikan dari keberadaan kehidupan masa lalu berupa kerangka manusia. Selain itu juga ditemukan non artefaktual seperti fragmen tulang dan moluska.

Keberadaanya di Goa Pawon besar kemungkinan terjadi karena adanya kaitan rantai makanan yang pernah terjadi di masa lalu, dalam hal ini sebagai bagian dalam pemenuhan kebutuhan bahan makanan (konsumsi) dan mungkin juga untuk dipergunakan dalam pembuatan peralatan hidup sehari-hari.

Alamat Goa Pawon gua purba di puncak bukit pawon:

Goa PawonDesa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat
Koordinat : 6 49' 22" S, 107 26' 14" E

Arah ke Goa Pawon gua purba di puncak bukit pawon:

± 5 km di sebelah timur Kecamatan Cipatat atau ± 25 km dari pusat Kota Bandung. Jarak dari Jalan Raya Padalarang – Cianjur ± 2 km melalui jalan desa menuju ke lokasi.

Arung Jeram Cimanuk

Arung Jeram Cimanuk
Arung Jeram Cimanuk. Bagi penggemar arung jeram atau biasa disebut juga dengan rafting, dapat menemukan beberapa lokasi di area Jawa Barat, salah satunya adalah di daerah Garut, sungai Cimanuk dan Cikandang. Kedua sungai ini cocok untuk dijadikan wisata arung jeram karena karakteristik sungainya ideal untuk rafting. Pemandangan di sekitar rute arung jeram ini sangat indah, wisatawan akan melintasi areal hutan bambu, tebing-tebing yang indah, daerah pesawahan yang luas serta pemandangan air terjun.

Arung Jeram Cimanuk. . Jeram-jeram cadas nan deras banyak tersedia meski tak sedikit pula jeram yang biasa saja. Selain itu, Cimanuk juga aktif membuat kita mendayung. Dikelilingi oleh sawah-sawah dan tebing, sungai ini memiliki lebar (sekitar 7-8 meter) dan dalam (5-6 meter). Setelah jeram biasanya kita akan ketemu dengan air yang tenang. Maka dari itu, mendayung sangat diperlukan. Pemandangan satwa sekitar sungai Cimanuk juga menarik. Sekali waktu kita bisa menemukan Biawak, Elang, dan bermacam burung yang imut dan cantik. Diantaranya seekor burung bernama Raja Udang.

Untuk sungai Cimanuk, rute dari start sampai finish berjarak kurang lebih 7 Km dengan jarak tempuh sekitar 2,5 jam. Arung Jeram Cimanuk di sungai Cimanuk ini termasuk kepada kategori grade 3.
Koordinat : 7 28' 21" S, 107 39' 52" E

Adakah kehidupan di planet lain selain di bumi

Adakah kehidupan di planet lain selain di bumi. Alam semesta in maha luas kita hanyalah setitik pixel dalam hamparan alam semesta yang maha luas. Dikutip dari inilah.com Pihak NASA mengklaim akan temukan kehidupan alien 20 tahun lagi, dan itu di luar Tata Surya kita. NASA memprediksi bahwa ada 100 juta dunia di galaksi ini yang bisa dihuni oleh kehidupan. Badan antariksa milik AS ini juga memperkirakan dalam kurun waktu 20 tahun ke depan, mereka bakal bisa menemukan kehidupan baru di luar Tata Surya.

"Apakah kita percaya akan kehidupan di luar Bumi?" tanya Charles Bolden, bekas astronot dan juga Administrator NASA, seperti dilansir Dailymail.

"Saya akan katakan bahwa tidak mungkin untuk tidak percaya, mengingat luasnya alam semesta ini," tambah Bolden.

Pihak NASA tengah berharap bisa meluncurkan Transiting Exoplanet Surveying Satellite (Tess) pada tahun 2017 dan James Webb Space Telescope pada 2018.

Saat ini, teknologi-teknologi lainnya untuk mendeteksi berbagai gambar dari objek angkasa mirip Bumi juga tengah banyak dikembangkan.

Pada tanggal 23 September 2003, Hubble Space Telescope mengamati sebuah titik kecil di angkasa.



Titik Hitam Kecil. Area yang besarnya sekitar sepersepuluh ukuran bulan purnama, tampak kehitaman lengkap tanpa bintang terlihat dengan mata telanjang.

Hubble terus mengarahkan kameranya ke titik tersebut selama lebih dari 4 bulan.
 
Setiap titik dalam gambar ini adalah sebuah galaksi. Setiap galaksi berisi sampai 1 triliun bintang. Setiap bintang mungkin memiliki sistem planet. Ada 10.000 galaksi di foto ini saja
 
Ini adalah objek terjauh yang pernah difoto. Jaraknya lebih dari 13 miliar tahun cahaya.

 
Galaksi besar yang ada difoto ini berisi 8 kali lebih banyak dari galaksi kita.
 

Karena cahaya dari galaksi ini menempuh waktu 13 miliar tahun untuk mencapai ke bumi, gambar yang kita lihat sebenarnya menggambarkan saat alam semesta umurnya hanya 800 juta tahun.

 

Semua dari apa yang kita lihat di atas langiit tampak seperti tidak ada apa-apanya....itu berisi berisi banyak galaxy.
 
 





Marilah kita bersama-sama merenung, bahwa manusia seperti kita ini bukanlah apa-apa. Apa lagi yang mau kita sombongkan? Harta, Kekuasaan, Kekayaan, Kepopuleran, Pendidikan, Pengetahuan, Pangkat? dll dsb. Apa dengan semua itu kita merasa lebih dari yang lain? Manusia beserta Buminya tak lebih besar dari setitik pixel di jagad raya ini. ......Allahu Akbar, Wallahu a'lam. (sumberr:Kask.us/g0Z65)

Wisata religi berziarah ke makam ulama

wisata religi
Wisata religi dengan berziarah ke makam para ulama adalah sebuah ibadah bagi kaum muslimin khususdnya mhzab ahlu sunnah wal jamaah. Berziarah kubu merupakan sebuah ritual keagamaan bagi kaum muslimin. In juga sebagai pengingat bahwa kita semua akan mati. Berziarah kubur umumnya di lakukanpada hari hari tertentu. Dan dialakukan dengan membaca doa doa tertentu di puasasa makan. BErziarah juga di maknai sebagai pegningat bahwa kita juga akan mati.


Dari sii mistik kebatinan khusunya orang jawa berziarah juga dimaknai sebagai pergnhormatan kepada luluhur dan menangkat energi dari sang empunya makam, apalagi yang dimakam tersebt dimakamkan para ahli ibadah yang taat dan orang yang sangat berjasa.


Makam anggota Wali Songo berada di Pulau Jawa dan tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Perjalanan tour wisata agama dengan tujuan ziarah makam Wali Songo biasanya dilakukan secara berurutan selama 7 hari mulai dari Jawa Timur sampai Jawa Barat, maupun arah sebaliknya.

Berikut ini makam Wali Songo yang di jadikan kegaitan wisata relegi:

1. Surabaya: Makam Sunan Ampel
Makam Sunan Ampel berada di Kota Surabaya, Jawa Timur, tepatnya di Jalan Nyamplungan. Salah satu tempat wisata di Surabaya ini ramai dikunjungi warga muslim karena lokasinya yang berada di tengah kota dan didukung jalur transportasi yang lancar. Makam Sunan Ampel berada dalam kawasan wisata budaya Surabaya, berdekatan dengan area pecinan Kya Kya Kembang Jepun dan Kampung Arab.

2. Gresik: Makam Sunan Giri dan Syekh Maulana Malik Ibrahim
Kota Gresik memiliki keistimewaan memiliki dua makam anggota Wali Songo, yaitu Sunan Giri dan Syekh Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik). Makam Sunan Giri berada di puncak sebuah bukit di daerah Kebomas, sedangkan makam Syekh Maulana Malik Ibrahim berada tak jauh dari alun-alun Kota Gresik, Jawa Timur. Keduanya menjadi daya tarik wisata di Kota Gresik.

3. Lamongan: Makam Sunan Drajat
Sunan Drajat dimakamkan di daerah Paciran, Lamongan, Jawa Timur. Tempat wisata di Lamongan tersebut berada pada bukit dengan dikelilingi pepohonan yang luas. Untuk pengenalan sejarah budaya bagi dunia pendidikan, di sekitar makam Sunan Drajat dibangun Museum Sunan Drajat dan bisa diakses masyarakat umum secara gratis.

4. Tuban: Makam Sunan Bonang
Makam Sunan Bonang memiliki beberapa versi cerita. Ada yang mengatakan Sunan Bonang dimakamkan di 3 lokasi, yaitu Rembang, Tuban, dan Pulau Bawean. Namun sebagian besar ulama dan ahli sejarah setuju bahwa makam asli Sunan Bonang berada di kota Tuban, Jawa Timur. Makam tersebut berada di sebelah barat Masjid Agung Tuban, tepat di salah satu sisi alun-alun Kota Tuban.

5. Jepara: Makam Sunan Muria
Makam Sunan Muria berada tepat di puncak Gunung Muria. Sebelum mencapai obyek wisata tersebut, wisatawan harus menguji mental dan fisik untuk melewati jalur mendaki dan terjal menuju lokasi makam. Namun kini sudah ada layanan ojek yang mendukung wisata ini.

6. Kudus: Makam Sunan Kudus
Sesuai namanya, makam Sunan Kudus berada di Kota Kudus, Jawa Tengah. Lokasi makam tak jauh dari Masjid Kudus yang memiliki menara mirip bangunan candi Hindu. Salah satu tempat wisata di Jawa Tengah ini ramai dikunjungi wisatawan yang ingi berziarah

7. Demak: Makam Sunan Kalijaga
Kota Demak bukan hanya terkenal dalam bidang sejarah budaya karena pernah berdiri Kerajaan Islam Demak. Disana juga terdapat makam Sunan Kalijaga. Lokasi makam Sunan Kalijaga sendiri agak ke daerah pinggiran kota Demak, tepatnya di Kadilangu.  Inilah salah satu obyek wisata di Jawa Tengah yang memiliki nuansa Jawa yang sangat kental.

8. Cirebon: Makam Sunan Gunung Jati
Makam Sunan Gunung Jati, salah satu makam Wali yang berada di Jawa Barat. Lokasi makam berada di salah satu daerah di kota Cirebon, Jawa Barat. Makam Sunan Gunung Jati berhiaskan ornamen dan piring antik dari China. Menurut sejarah yang beredar di masyarakat, Sunan Gunung Jati semasa hidupnya pernah menikahi Putri Ong Tien dari China sehingga budaya Tiongkok tampak dalam peninggalan sejarah di Cirebon.


Tempat ziarah yang biasa dikunjungi yang tergolong makam tua, antara lain ;

01) Makam Habib Husein Al-Idrus di Luar Batang - Jakarta,
02) Makam Habib Ali Al-Habsyi di Kwitang – Jakarta,
03) Makam Habib Habib Kuncung di Kalibata – Jakarta,
04) Makam Habib Abdullah Abdurrahman Al-Qudsi di Kampung Bandan - Jakarta
05) Makam Pangeran Wijaya Kesuma di Tubagus Angke - Jakarta
06) Makam Pangeran Jayakarta di Senen – Jakarta,
07) Makam Habib Agil di Pedurenan – Jakarta,
08) Mesjid Demak di Demak, tempat pertemuan walisongo
09) Makam Sultan Hasanuddin di Banten – Jawa Barat,

10) Makam Kyai Kholil di Sumenep – Madura,
11) Makam Syekh Yusuf di Karang Asem – Bali,
12) Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim di Jawa Timur,
13) Makam Syekh Abdul Muhyi di Pamijahan – Jawa Barat,
14) Makam Syekh Mansyur di Cikaduen – Jawa Barat,
15) Tempat Pemandian Batu Qur’an – Jawa Barat,


Tempat ziarah yang biasa dikunjungi yang tergolong makam baru, antara lain ;

01) Makam Habib Umar Al-Atos di Cijantung
02) Makam Habib Salim bin Ahmad bin Jindan di Cijantung
03) Makam Habib Usman bin Yahya,
04) Makam Habib Abdullah bin Umar di Tanjakan Empang Bogor – Jawa Barat,
05) Makam Habib Soleh bin Muksin (Soleh Tanggul) – Jawa Timur,
Mungkin masih banyak tempat ziarah yang saya lupa untuk menginventarisasikannya, namun setidak-tidaknya hal inilah yang bisa mewakili tempat-tempat orang berziarah bagi masyarakat Betawi umumnya.

Dirangkum dari berbagai sumber.
Semoga artikel  Wisata religi dengan berziarah ke makam para ulama bermanfaat.


Arung Jeram Cikandang

Arung Jeram Cikandang. Panjang sungai yang sering dipakai sebagai daya tarik wisata arung jeram ini + 28 km dengan lebar 5-8 m. Kualitas lingkungan dan kebersihan di sungai Cikandang ini tergolong baik karena kawasan wisata arung jeram ini masih sangat alami.

Rata-rata tinggi arus di Sungai Cikandang 1-2 m, sehingga merupakan sesuatu yang menantang dalam kegiatan arung jeram. Flora tepi sungai yang dominan adalah pohon kelapa, kayu albasiah, bambu dan kayu hutan lainnya, sedangkan di sepanjang tepi sungai terdapat fauna seperti monyet dan beberapa jenis burung. Tingkat visabilitas di kawasan ini bebas dikarenakan masih alami, dan tingkat kebisingan rendah.

Aktivitas yang dapat dilakukan di kawasan ini antara lain arung jeram dan menikrnati pemandangan sungai. Aspek legalitas dan kebijakan objek wisata ini masih dalam proses pengaturan di tingkat Pemda Kabupaten Garut, sedangkan pengelolaan dilakukan oleh pemerintah daerah dan pihak swasta. Sejauh ini apabila ingin melakukan kegiatan arung jeram di sungai Cikandang, pengunjung tidak dipungut biaya, cukup meminta ijin ke Kecamatan Pekenjeng.

Lokasi Arung Jeram Cikandang.: Desa Sukamulya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut
Koordinat : 7 27' 30" S, 107 41' 59" E

Arah Arung Jeram Cikandang.: Objek ini bejarak 36 km dari pusat pemerintahan kecamatan, dan alat transportasi yang dapat dipakai untuk mencapai objek ini selain kendaraan pribadi adalah mikro bus jurusan Garut Pameungpeuk. Kecamatan Pakenjeng ini memiliki jalan propinsi sepanjang 25 km, jalan Kabupaten sepanjang 17 km dan jalan desa 126 km.

Jalur Transportasi ke Objek Wisata Ini:

Objek ini bejarak 36 km dari pusat pemerintahan kecamatan, dan alat transportasi yang dapat dipakai untuk mencapai objek ini selain kendaraan pribadi adalah mikro bus jurusan Garut Pameungpeuk. Kecamatan Pakenjeng ini memiliki jalan propinsi sepanjang 25 km, jalan Kabupaten sepanjang 17 km dan jalan desa 126 km.

Rekreasi olahraga alam terbuka

Outdoor Sport recreation and activities atau rekreasi olahraga alam terbuka, adalah kegiatan yang dilaksanakan di luar ruangan, alam terbuka, dilakukan di tempat tempat yang jauh dari keramaian atau keluar kota. Contoh kegiatan alam terbuka adalah balap petualangan, backpacking, bersepeda, berkemah, kano, caving, memancing, hiking, menunggang kuda, berburu, kayak, mendaki gunung, mushing, fotografi, petualangan taman, panjat tebing, berjalan, berlayar, ski, dan berselancar.

Rekreasi di alam terbuka juga dapat merujuk kepada sebuah permainan olahraga tim atau praktek yang diadakan di latar luar ruangan. Dua tujuan utama untuk rekreasi di alam terbuka adalah penggunaan yang bermanfaat dan apresiasi yang menyenangkan.
Penggunaan yang bermanfaat terkait dengan imbalan fisik dan sosial yang diarahkan pada tujuan menanamkan kegiatan pada individu atau kelompok. Beberapa kegiatan luar ruangan yang diarahkan pada tujuan adalah: backpacking, kano, canyoning, caving, climbing, hiking, bukit berjalan, berburu, kayak, dan rafting. Pengelompokan dibilang lebih luas dari tujuan-diarahkan kegiatan di luar ruangan akan meliputi olahraga air, olahraga salju, dan Menunggang kuda.

Kegiatan di luar ruangan yang diarahkan pada tujuan adalah mayoritas fisik, meskipun mereka mungkin juga mental, emosional, dan spiritual bermanfaat. Alam bebas sebagai pengaturan fisik atau sosial dapat memenuhi kebutuhan kesehatan fisik, kemandirian, pengambilan risiko, pembangunan ikatan sosial (termasuk teambuilding), dan kebutuhan berprestasi (seperti berlatih, meningkatkan dan menantang keterampilan, pengujian stamina dan daya tahan, dan mencari petualangan atau kesenangan). Alam bebas bisa menjadi lingkungan dimana orang "menunjukkan apa yang bisa mereka lakukan".

Apresiasi yang menyenangkan mendorong pengalaman yang berharga dan alami. Peningkatan kehidupan persepsi dan / atau rohanibatin mungkin dialami melalui kegiatan di luar ruangan dan luar ruangan yang berhubungan dengan kegiatan seperti penelitian alam, kontemplasi estetis, meditasi, lukisan, fotografi. , arkeologi atau sejarah penelitian, dan budaya asli antara lain. Kegiatan ini juga mungkin secara fisik bermanfaat.

Banyak orang di peradaban modern percaya bahwa nilai alam hanya ditemukan di "nilai utilitarian" nya (penggunaan yang bermanfaat). Mereka akan diskon manfaat perseptual dan / atau spiritual dalam dari "nilai intrinsik alam" yang mungkin dialami selama apresiasi menyenangkan. Kegiatan di luar ruangan mungkin juga dikejar untuk tujuan mencari perdamaian di alam, menikmati hidup, dan santai. Mereka adalah alternatif bentuk mahal pariwisata. Kegiatan di luar ruangan juga sering digunakan sebagai media dalam pendidikan dan teambuilding.